Chrome Pointer

Cara Install Tor Proxy Debian/Ubuntu

Pengertian Proxy

Banyak yang mungkin sudah mengerti bahkan sudah menggunakan service proxy ini. Apa sih proxy itu? proxy adalah sebuah service yang menjadi penghubung/perantara client dan server. Ibaratnya proxy ini sebagai makelar, dimana client yang request permintaan akan di lewatkan proxy terlebih dahulu sebelum dia menuju ke server. Sedikit review nya aja, terus apa itu tor? Tor adalah jaringan yang terdiri dari banyak proxy/relay, ketika kita terhubung dengan Tor maka koneksi internet yang kita gunakan dilewatkan melalui 3 relay secara acak dan membuat alamat IP yang kita gunakan terselubung atau susah dideteksi. Jadi ketika tor nyala maka dia akan mengacak ip dan menyamarkannya secara otomatis. Namun ketika menggunakan tor ini bukan berati kita aman, untuk lebih aman dalam berseluncur gunakan ekstensi https atau menggunakan addons https nowhere.

Install

Tambahkan repo di /etc/apt/source.list 
deb http://deb.torproject.org/torproject.org trusty main
apt-get update
apt-get install tor
 setelah diinstall periksa apakah tor telah berjalan atau belum dengan melihat aplikasi yang berjalan pada port 9050 di localhost, caranya:
sudo netstat -anpt | grep 9050
hasilnya :
tcp 0 0 127.0.0.1:9050 0.0.0.0:* LISTEN 28340/tor

setelah positif jalan, maka setting browser menggunakan manual proxy dengan port 9050




Setelah itu cek di check.torproject.org apakah tor berhasil terinstall atau tidak. Jika tampilan seperti gambar dibawah maka tor berhasil di install.



Install Vidalia

Vidalia adalah interface untuk pengaturan tor, agar lebih mudah dalam penggunakannya.

apt-get install vidalia
lalu edit file di /etc/tor/torrc
cari file ControlPort 9051 , hilangkan tanda pagarnya.

Setelah itu jalankan vidalia
/etc/init.d/tor restart

vidalia



Start Tor kemudian di panel ada gambar bawang jika hijau maka tor sudah berhasil berjalan dengan lancar.

Jangan lupa install addons auto proxy kemudian setting default proxy menggunakan tor.
Sekian semoga bermanfaat.






Tutorial - Install Webmin di Debian Wheezy

Pengertian

Install Webmin di Debian Wheezy - Webmin merupakan software gratis yang dapat digunakan untuk mengatur segala administrasi linux melalui web interface. Dengan web interface kita tidak perlu mengetikkan perintah-perintah dan mengubah konfigurasi melalui terminal, hanya tinggal klik dan klik. Webmin dapat digunakan untuk mengatur Apache, DNS, MySQL, file sharing, dan lainnya.

install webmin

Berikut merupakan petuntuk installasinya di Debian Wheezy atau debian7:

 1. Tambahkan Repo Webmin
  • Buka Terminal
  • Buka file /etc/apt/sources.list
 nano /etc/apt/sources.list
  • Tambahkan:
deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib
deb http://webmin.mirror.somersettechsolutions.co.uk/repository sarge contrib
  • Simpan (ctrl+x)
  • Lalu tekan Y, kemudian enter
2. Update Debian

apt-get update

3. Install Webmin

apt-get install webmin

  • Tunggu hingga selesai
  • Setelah selesai buka browser, kemudian ketikan https://namadomain:10000
  • Lalu login dengan user root, dan password root pada komputer yang anda gunakan.
Dengan web interface, webmin memang sangat memudahkan, tetapi bila kita masih dalam tahap belajar akan jauh lebih baik bila melakukan konfigurasi melalui terminal, agar dapat lebih memahami segala fungsi dan perintah yang digunakan.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat..

Limit Quota Harddisk di Linux

Halo sobat, pernahkah kalian menyimpan data yang besar di server? pasti pernah dong, apakah ada batas kuatanya? haha....

Oke, masalah singkat yang kadang membuat admin jaringan kewalahan dalam masalah penyimpanan ini. User biasanya menaruh file besar di server tanpa memperdulikan kapasitas harddisk yang tersedia, itulah yang membuat admin sebuah jaringan keteteran ketika harus menambahkan harddisk baru ke server. Itulah sebuah pertanyaan singkat untuk memulai pembahasan kali ini.

Intinya disini kita akan memberikan Limit kuota terhadap suatu user jadi ketika user menyimpan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan maka tidak akan bisa. ahahaa...
Saya menggunakan Debian Squeeze 6.0 dan berikut langkahnya:

Gunakan Package Quota

Install quota Package.
apt-get install quota quotatool

Tambah kan usrquota,grpquota pada partisi yang mau di set quota nya, dibawah ini contoh saya pada partisi /dev/sda2 yang di mount /home
#
proc /proc proc defaults 0 0
# / was on /dev/sda1 during installation
UUID=928f5c9b-8e3f-4803-94b5-2480e38247a2 / ext3 errors=remount-ro 0 1
# /home was on /dev/sda2 during installation
UUID=884c65d5-2b16-471b-83ca-0cf55c032257 /home ext3 usrquota,grpquota 0 2
# swap was on /dev/sda3 during installation
UUID=01b883ad-56f6-43ee-9644-feca318fee07 none swap sw 0 0
/dev/scd0 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto 0 0

Lalu remount /home

mount -o remount /home
Dan aktifkan quota dengan perintah dibawah ini

quotacheck -avugm
quotaon -avug

Selesai installasi nya…
lalu bagaimana mengeset nya ??
Ini perintahnya untuk mengeset user testing :

edquota -u testing

Akan tampil text editor seperti dibawah

Disk quotas for user testing1 (uid 1001):
Filesystem blocks soft hard inodes soft hard
/dev/sda2 16 44100 44200 4 0 0

Edit lah soft and hard kolom, kedua ini dalam satuan blocks , 1 blocks = 1 kb
Penjelasan kolom :
dari kiri ke kanan
1 filesystem : mount dari hard disk
2. blocks adalah space yg sedang digunakan
3. soft adalah limit space bila user melebihi ini user akan di beri warning, tapi user masih bisa menulis di hd sampai hard limit
4. hard adalah limit final, user tak bisa menulisi lagi setelah mencapai ukuran ini.
5. inodes : jumlah file yang ada
6. soft : batas jumlah file ( masih peringatan)
7 hard : batas jumlah file (sudah tiada ampun lagi)
karena kita membatasi ukuran space hard disk bukan jumlah file maka
diatas kita set
kolom 3 : soft = 44100
kolom 4: hard =44200
untuk kolom 6,7 biarkan nilai nya 0
Ok sekarang sudah set untuk mengecek status dari quota , perintahnya adalah :


root@dxns2:/home/donairl# repquota -s /home

akan keluar tampilan seperti dibawah:

*** Report for user quotas on device /dev/sda2
Block grace time: 7days; Inode grace time: 7days
Space limits File limits
User used soft hard grace used soft hard grace
----------------------------------------------------------------------
root -- 153M 0K 0K 1916 0 0
daemon -- 20K 0K 0K 5 0 0
bin -- 4K 0K 0K 1 0 0
man -- 920K 0K 0K 102 0 0
libuuid -- 4K 0K 0K 1 0 0
Debian-exim -- 28K 0K 0K 7 0 0
statd -- 20K 0K 0K 5 0 0
donairl -- 44K 65000K 65100K 13 0 0
messagebus -- 4K 0K 0K 1 0 0
testing1 -- 16K 44100K 44200K 4 0 0
ntp -- 8K 0K 0K 2 0 0
mysql -- 21504K 0K 0K 80 0 0
postfix -- 60K 0K 0K 44 0 0



Dengan melihat kolom diatas, sudah jelas mana penggunaan oleh user testing1 dan quota nya.

Semoga Bermanfaat
Sumber

Powered by Blogger.