Chrome Pointer

Cara Install Htop di Linux Centos, Debian & Ubuntu


Cara Install Htop Linux Centos, Debian & Ubuntu - Htop merupakan sebuah tools yang digunakan untuk proses monitoring di sistem operasi Linux. Sebenarnya Linux memiliki default tools yang digunakan untuk proses monitoring yaitu ‘top’ namun dirasa kurang interaktif biasanya kebanyakan orang menggunakan htop untuk monitoring performa di sistem operasi Linux nya.

Oke langsung saja kita belajar Cara Install Htop Linux Centos, Debian & Ubuntu, untuk fungsi htop dan teori lainnya silahkan googling lagi. Saya hanya memberikan informasi tentang installasi htop ini saja. Hehe..

Rhel & Centos

Untuk install di Centos 7/6/5 atau Rhel 7/6/5 kita harus memiliki Repositori yang terdapat Htop itu, untuk menambahkan repositori langsung saja ikuti langkah ini.

Rhel/Centos – 32bit OS

-------------- For RHEL/CentOS 6 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
 -------------- For RHEL/CentOS 5 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm

Rhel/Centos - 64bit OS

-------------- For RHEL/CentOS 7 --------------
# wget http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.3-1.el7.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.3-1.el7.rf.x86_64.rpm
 -------------- For RHEL/CentOS 6 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
 -------------- For RHEL/CentOS 5 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm 
Setelah repositori ditambahkan maka kita menjalankan perintah yum install

# yum install htop


Debian & Ubuntu

Untuk Debian dan Ubuntu biasanya tidak menambahkan source repo seperti Centos, hanya langsung install paket htop saja
# sudo apt-get install htop

Sekian, semoga bermanfaat.

Cara Install VSFTP Linux




FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol internet yang berjalan dalam layer aplikasi (aplication layer) yang fungsinya untuk mengirim file/berkas antar mesin dalam sebuah jaringan local/public.
Langsung saja bagaimana cara install dan konfigurasi paket ini :

Install paket ftp yaitu vsftpd

# yum install vsftpd ftp -y

Konfigurasi file vsftpd.conf

# nano /etc/vsftpd/vsftpd.conf
anonymous_enable=NO  => disable anonymous untuk login ke ftp
local_enable=YES  => enable akses untuk ftp server untuk local access
chroot_local_user=YES  => untuk membatasi akses user agar tidak mengubah/mengakses direktori user lain
# service vstpd restart
# chkconfig vsftpd on
Check hasil
Untuk check hasil ftp bisa menggunakan filezilla dengan memasukan hostname user dan password kemudian port 22 maka kita bisa akses ftp kita.

Pengamanan Server Menggunakan Port Knocking

Pengertian

Port knocking adalah teknik yang digunakan untuk mengamankan koneksi atau akses port dari user asing. Teknik ini mempertahankan satu atau lebih port yang dikonfigurasi sebelumnya yg telah ditutup dan itu akan hanya membuka menggunakan sequence of requests untuk nomor port yang kita tentukan.

contohnya : jika ingin konfigurasi port knocking access ke port 50, port ini akan membukan hanya ketika kita membuat request to port 1000,2500,3000, dengan demikian ketika kita selesai rangkaian yang benar di firewall akan membuka port yang sebelumnya tertutup.

openssh-port-knocking-1

Konfigurasi

Install librarry pendukungnya
# yum install libpcap*
Install Port Knock Server
# wget li.nux.ro/download/nux/misc/el6/i386/knock-server-0.5-7.el6.nux.i686.rpm
# rpm -ivh knock-server-0.5-7.el6.nux.i686.rpm
buat rule nya terlebih dahulu untuk drop koneksi ssh (default port 22)
# iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j DROP
# service iptables save
setting knock daemon
# vi /etc/knockd.conf 
[options]
logfile = /var/log/knockd.log

[openSSH]
sequence = 5040,6010,6500
seq_timeout = 30
tcpflags = syn
Start_command = /sbin/iptables -I INPUT -s %IP% -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

[closeSSH]
sequence = 4040,5050,8080
seq_timeout = 30
command = /sbin/iptables -D INPUT -s %IP% -p tcp --dport 22 -j ACCEPT
tcpflags = syn
 
 start service nya
# service knockd start

Untuk menggunakan port knowcking
Disini untuk membuka ssh port kita akan knock port 5040,6010,6500 dan ketika permintaan terpenuhi dengan benar akan menjalankan perintah membuat rule di filrewall untuk mengijinkan koneksi tsb. kita mempunyai cara lain untuk memnutup port, knocking ports 4040,5050,8080 akan menjalankan perintah yang akan menghapus rule firewall yang mengijinkan akses tadi.

untuk menjalankan koneksi

# nmap -p 5040 SERVER-IP
# nmap -p 6010 SERVER-IP
# nmap –p 6500 SERVER-IP
untuk memutus koneksi
# nmap -p 4040 SERVER-IP
# nmap -p 5050 SERVER-IP
# nmap -p 8080 SERVER-IP  
# tail /var/log/knockd.log
[2014-04-10 05:20] 192.168.1.184: openSSH: Stage 1
[2014-04-10 05:21] 192.168.1.184: openSSH: Stage 2
[2014-04-10 05:21] 192.168.1.184: openSSH: Stage 3
[2014-04-10 05:21] 192.168.1.184: openSSH: OPEN SESAME
[2014-04-10 05:21] openSSH: running command: /sbin/iptables -I INPUT -s 192.168.1.184 -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

source : http://tecadmin.net/secure-ssh-connections-with-port-knocking-linux/

Secure Copy (SCP) Syntax

Apa Secure Copy?

scp memungkinkan file yang akan disalin ke, dari, atau antara host yang berbeda. Menggunakan ssh untuk transfer data dan menyediakan otentikasi yang sama dan tingkat keamanan yang sama sebagai ssh.

Contoh: 
 
  • Salin file "foobar.txt" dari host remote ke host lokal
$ scp your_username@remotehost.edu:foobar.txt /some/local/directory 

  • Salin file "foobar.txt" dari host lokal ke remote host
$ scp foobar.txt your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory

  • Salin direktori "foo" dari host lokal ke direktori "bar" remote host
$ scp -r foo your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory/bar
  • Salin file "foobar.txt" dari remote host "rh1.edu" ke host remote "rh2.edu"
$ scp your_username@rh1.edu:/some/remote/directory/foobar.txt \
your_username@rh2.edu:/some/remote/directory/

  • Menyalin file "foo.txt" dan "bar.txt" dari host lokal ke direktori home Anda pada remote host
$ scp foo.txt bar.txt your_username@remotehost.edu:~
  • Salin file "foobar.txt" dari host lokal ke remote host menggunakan port 2264
$ scp -P 2264 foobar.txt your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory
  • Menyalin beberapa file dari host remote ke direktori Anda saat ini pada host lokal
$ scp your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory/\{a,b,c\} .

$ scp your_username@remotehost.edu:~/\{foo.txt,bar.txt\} .

scp Performance

Dengan scp default menggunakan cipher Triple-DES untuk mengenkripsi data yang dikirim. Menggunakan Blowfish cipher telah terbukti untuk meningkatkan kecepatan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan opsi-c blowfish pada command line.

$ scp -c blowfish some_file your_username@remotehost.edu:~  
Hal ini sering disarankan bahwa opsi-C untuk kompresi juga harus digunakan untuk meningkatkan kecepatan. Pengaruh kompresi, bagaimanapun, hanya akan secara signifikan meningkatkan kecepatan jika koneksi Anda sangat lambat. Kalau tidak, mungkin hanya akan menambah beban tambahan ke CPU. Contoh penggunaan blowfish dan kompresi:

$ scp -c blowfish -C local_file your_username@remotehost.edu:~

Sniffing Dengan Kali Linux

Kali ini saya sedikit mengangkat hacking yang tujuannya untuk pembelajaran dalam dunia konfigurasi server, yaitu untuk security. WireShark adalah sebuah free software yang digunakan untuk analisis jaringan yang biasa digunakan oleh network administrator untuk menganalisa kinerja jaringan termasuk protocol di dalamnya. Tujuan dari monitoring dengan wireshrak adalah,
  •   Memecahkan masalah jaringan
  •   Memerikasa Keamanan Jaringan
  •   Men-debug implementasi protocol
  •   Mempelajari protocol jaringan internal
Wireshark ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya dapat memantau paket paket data yang diterima dari internet. WireShark ini bekerja pada layer Aplikasi. Yaitu layer terakhir dari OSI Layer. Dengan menggunakan protocol protocol di layer application HTTP, FTP, TELNET, SMTP, DNS kita dengan mudah memonitoring jaringan yang ada.
 
Anda bisa membuka software wireshark ini dengan 2 cara , yang pertama buka console dan ketikan “ wireshark ” tanpa tanda kutip maka akan tampil halaman wireshark






atau dengan membuka menu > Applications > Kali Linux > Sniffing / spoofing > Network Sniffer > wireshark akan tampil halam yang sama






kemudian pilih interface mana yang kalian gunakan penulis menggunakan wlan0 seperti gambar berikut






kemudian pilih interface nya dan jalankan klick start , kalian akan melihat data yang ada di dalam jaringan kalian dengan menggunakan wireshark kalian bisa mendapatkan data yang lumayan lengkap di sebuah jaringan :)




ini mengenal sedikit tentang sniffing pada jaringan , akan tetapi sniffing akan menjadi susah jika ssl berjalan untuk mengatasi hal ini gunakan sslstrip.py , agar ssl dalam jaringan tidak berarti.
Semoga bermanfaat
Sumber 

10 Distro Linux (Live CD) Paling Ringan





Kali ini saya akan membahas beberapa distro linux yang ringan, utamanya untuk live cd. karena windows saya saat ini lagi error maka mau tidak mau saya mencari live cd yang paling ringan mengingat laptop saya juga sudah tua. haha.. oke sedikit review dari saya, cekidot:

1. Damn Small Linux

biasanya disingkat dengan nama DSL. diklaim sebagai Distro Linux minimalis yang paling serbaguna. DSL dengan segudang aplikasi yang ada didalamnya, bisa dimasukan dalam sebuah Live CD berukuran 50 MB saja, dengan development jangka panjang DSL mendapatkan berbagai update seperti remote otomatis, aplikasi local serta beberapa aplikasi serbaguna seperti backup system, partision system dan restore system yang dapat di store pada sebuah floppy, CD , USB atau bahkan harddisk external. meskipun DSL memberikan desktop lengkap, tetapi pengguna harus menggunakan command line untuk mejalankanya.  untuk itu, DSL lebih ditujukan pada merek ayang tidak takut pada CLI. telah terintegrasi didalamnya paket jaringan seperti SSH/FTP/HTTPD server secara otomatis dalam live CD. GUI yang diberikan sangat ringan, cepat dan mudah digunakan dengan berbagai fitur serbaguna. anda dapat melakukan boot DSL dalam sebuah SD Card, USB Pen Drive atau langsung sebagai Host Operatyng System. selain itu juga dapat bekerja dengan mulus dari IDE Compact Flash Drive. DSL dapat diubah menjadi Debian OS dengan instalasi Linux model Command Line. bisa berjalan pada RAM 128 MB, mudah diturunkan tanpa perlu customize. paket-paket yang telah terintegrasi dalam debian adalah XMMS (MP3, CD Music, and MPEG), Netrik web browser, FireFox, FTP client, Dillo web browser, spreadsheet, Sylpheed email, spellcheck (US English), a word-processor (Ted), three editors (Beaver, Vim, and Nano [Pico clone]), graphics editing and viewing (Xpaint, and xzgv), Xpdf (PDF Viewer), emelFM (file manager), Naim (AIM, ICQ, IRC), VNCviwer, Rdesktop, SSH/SCP server dan client, DHCP client, PPP, PPPoE (ADSL),  web server, calculator, generic dan GhostScript printer support, NFS, Fluxbox dan JWM window managers, games, system monitoring apps, a host of command line tools, USB support, and pcmcia support, dan beberapa wireless support. DSl merupakan turunan Knoppix yang berarti cucunya Debian.


Damn Small Linux (DSL)

2. Puppy Linux

Puppy linux banyak digunakan sebagai distro dengan minimal footprint. dia adalah sebuah distro lengkap yang dapat di boot pada RAM 48-54 MB dari USB drive, CD, Hard drive, Zip Drive, Network/Thin, Client CD-ROM atau Mini-CD. seluruh OS dan aplikasinya di jalankan dari RAM. Puppy Linux memiliki GUI SFS Boot Manager yang mana memberikan kemudahan user utnuk memuat SFS Module. modul ini dapat membuat system untuk dijalankan tanpa meng-install.aplikasi yang telah terintegrasi didalamnya antara lain SeaMonkey, AbiWord, Bluefish, Xfinans, Gaim, Gnumeric, Gxine, JWM, Firefox, KDE, OpenOffcie, Gimp dan Audacity.  puppy linux bisa digunakan pada komputer tua, atau melakukan recovery data. puppy linux juga mendukung format windows (Fat 32, NTFS) untuk membaca dan menulis data.

Puppy Linux


3. Tiny Core Linux

Distro ini memiliki 10 MB GUI Desktop yang dapat di-boot dari CDROM, PenDrive, atau dari Harddisk. Tiny Core Linux (TCL) dibua tdari Linux 2.6, Busybox, Tiny X dan Fltk. inti system berjalan seluruhnya dari RAM dan berjalan dengan cepat. terdapat pula cersi Micro Core yang hanya 6MB yang merupakan console based dari Tiny Core. distro ini bukanlah desktop lengkap, sehingga tidak mensupport seluruh hardware. ia memberikan full control dari user pada aplikasi dan hardware tambahan yang harus di support. user dapat menambahkan sendiri aplikasi tambahan melalui repository atau melakukan compile sendiri memakai tool yang disediakan.



Tiny Core Linux

4. antiX

Distro ini berjalan realtif cepat, dan memiliki aplikasi multimedia yang cukup powerfull (bias menjalankan flash dan MP3). distro ini diremaster dari SimplyMepis dan menggunakan Fluxbox sebagai Desktop Environtment. release antiX-M8.0 berjalan menggunakan kernel 2.6.22 dengan Xorg 7.0 pada device i686 dan x86 dan x64 bit. distro ini membutuhkan 310 MB RAM. didalamnya telah terinstall aplikasi seperti  Abiword text editor, Gnumeric spreadsheet, Iceweasel 2.0 browser, Pidgin instant messenger, Mplayer media player, Xchat chat client, Mtpaint graphics editor dan xpdf

AntiX Mepis

5. Vector Linux

distro ini sangat kompatible dengan Intel, AMD dan x86. Vector Linux diturunkan dari Slackware. dia membutuhkan 850 MB Harddisk untuk instalasi. walaupun cukup besar dibanding dengan distro linux lain, Vector linux memberikan desktop lengkap yang dapat digunakan untuk menjelajah dunia maya, menerima email, ICD dan IRC. distro ini juga dapat digunakan sebagai server, dan dapat melakukan compile programnya sendiri. dengan kebutuhan RAM 412 MB untuk berjalan, dia merupakan distro yang layak untuk dijalankan pada komputer tua namun dengan berbagai fitur linux yang nyaris lengkap.

Vector Linux

 6. SimpleLinux

diturunkan dari Slackware yang berbasis Slax. telah terintegrasi didalamnya berbagai macam aplikasi yang mendukung multimedia, internet, perkantoran dan lain-lain. multimedia yang ditawarkan antara lain Juk, RealPlayer 10, KPlayer, and DVD Player (MPlayer). user dapat melihat video dalam berbagai format, menulis dokumen, print, scan dan burning CD dan DVD. Simple Linux menggunakan XFCE Window Manager, dan datang dengan berbagai tool serta di design untuk digunakan berbagai jenis user.

Simple Linux

7. SliTaz

Ia dapat berjalan pada 128 MB RAM serta dapat dijalankan via Live CD ataupun di install. Live System dari SliTaz memberikan GUI penuh untuk user dan user dapat menyimpan data secara penuh melalui persistent data. Slitaz dibangun dari BusyBox. user dapat menambahkan aplikasi yang ada didalamnya melalui tazpkg package manager yang berjalan di-console. Filesystem Slitaz hanya membutuhkan 100 MB dan ISO Image kurang dari 30 MB. support Web Server oleh LightTPD dengan CGI dan PHP. terlah termasuk Chat, Mail, FTP Client, SSH Client, Server dengan menggunakan Dropbear, serta generator Live USB. untuk internet distro ini menggunakan firefox, multimedia menggunaka alsamiserm audio player dan CD Ripper/Encoder disertai tool untuk burning CD/DVD. menggunakan desktop yang elegant Openbox yang berjalan diatas Xvesa (X Server) dan 1400 package aplikasi yang dapat diinstall dari mirror.

SlitaZ

8. Arch


merupakan distro dengan minmal footprint dan fleksible. Arch di design menggunakan paket binary yang dibuat untuk i686 dan x86-64 bit microprcessor untuk modern hardware. distro ini juga memasukan fungsi kompilasi kode sumber otomatis. ia diketahui sebagai Arch Build System. Arch memebrikan kemudahan dalam pengembangan. dan memberikan paket lengkap yang dijalankan oleh komunitas melalui repository. distro ini dibuat untuk mereka yang kelas intermediate dan advance di linux yang mana tidak takut menggunakan CLI (Command Line).

Arch


 9. TinyLinux

distribusi linux kecil yang didesign untu i386 dan diturunkan dari SuSE. paketnya hanya membutuhkan 7 MB, tujuan dari TinyLinux adalah untuk membuat system kecil dan mudah untuk digunakan sebagai start development. ia dapat menggunakan desktop system yangn tidak terbatas dan cocok untuk embedded system. seluruh file binary dan sourcenya dapat diambil dari SuSE.
Tiny Linux



10. Devil Linux

kecil, customizable, dan aman serta dapat berjalan pada 32 MB Ram. Devil Linux baisanya digunakan untuk Router dan Firewall, tapi sekarang kebanyakan digunakan sebagai server. dengan menambahkan hard drive, banyak fitur Network yang dapat di masukan dalam distro ini. sistem dapat di-install menggunakan hard drive, CDROM dan Write Protected Flopy. dan sistem dapat dikonfigurasi dengan baik tanapa membutuhkan Device penyimpanan. Devil Linux sederhananya digunakan untuk server, tanpa GUI dan memang ditujukan pada mereka yang adv
anced pada linux.


Install Linux Rkhunter (Rootkit Hunter) in RHEL, CentOS dan Fedora

 Pengertian 

Linux Rkhunter (Rootkit Hunter) in RHEL, CentOS dan Fedora - Rkhunter (Rootkit Hunter) adalah open source Unix / Linux sebuah tools untuk scanning berbasis Linux dirilis di bawah GPL untuk scanning backdoors, rootkits dan eksploitasi lokal pada sistem Anda. Tools ini berguna untuk scan file tersembunyi, perizinan yang salah set pada binari, string yang mencurigakan di kernel dll. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang rkhunter dan fitur-fiturnya mengunjungi ini saja http://www.rootkit.nl/.


Install Rkhunter in Linux
oke, langsung saja kita lakukan installasi untuk rootkit hunter ini, saya menggunakan centos 6.3 dan berhasil dengan baik di sistem saya.

Installasi 

 1. Download Rkhunter

 Pertama download versi Rkhunter terbaru di http://www.rootkit.nl/projects/rootkit_hunter.html atau menggunakan wget untuk mendownload ke sistem kita:

# cd /tmp
# wget http://ncu.dl.sourceforge.net/project/rkhunter/rkhunter/1.4.0/rkhunter-1.4.0.tar.gz 

2. Install Rkhunter

Setelah file terdownload kemudian ikuti langkah selanjutnya untuk melakukan instalasi, tapi jangan lupa kita harus menjadi root sebagai superuser yang mempunyai hak akses full:


# tar -xvf rkhunter-1.4.0.tar.gz
# cd rkhunter-1.4.0
# ./installer.sh --layout default --install

3. Update Rkhunter

Jalankan Rkhunter updater untuk mengisi database dengan menjalankan:

# /usr/local/bin/rkhunter --update
# /usr/local/bin/rkhunter --propupd

4. Setting Cronjob dan Email Alerts

Buat file bernama rkhunter.sh di /etc/cron.daily/, yang kemudian memindai sistem file Anda setiap hari dan mengirimkan email pemberitahuan ke email Anda.

# vi /etc/cron.daily/rkhunter.sh

Tambahkan code ini di file rkhunter.sh dan ganti "YourServerNameHere" dengan "Nama Server Anda" dan "your@email.com" dengan "email Anda"


#!/bin/sh
(
/usr/local/bin/rkhunter --versioncheck
/usr/local/bin/rkhunter --update
/usr/local/bin/rkhunter --cronjob --report-warnings-only
) | /bin/mail -s 'rkhunter Daily Run (PutYourServerNameHere)' your@email.com

Tambahkan permisi di file tersebut:

# chmod 755 /etc/cron.daily/rkhunter.sh

5. Manual Scaning


Untuk scaning isi dari sistem, jalankan Rkhunter dengan user root

# rkhunter --check

Perintah di atas menghasilkan log file di bawah / var / log / rkhunter.log dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh rkhunter. Untuk informasi lebih lanjut dan pilihan silahkan jalankan perintah berikut.

# rkhunter --help


Terimakasih, semoga bermanfaat.

Cara Install Linux Apache MySQL PHP (LAMP) Centos 6

Pengertian LAMP

Cara Install Linux Apache MySQL PHP (LAMP) Centos 6 - LAMP kepanjangan dari Linux Apache MySQL PHP/Perl/Phyton, yaitu standart server yang biasanya untuk menjalankan sebuah aplikasi / service berbasis Web secara lengkap.
Komponen LAMP adalah:
  • Linux sebagai Sistem Operasi
  • Apache sebagai Web Server
  • MySQL sebagai Sistem Basisdata
  • Perl/PHP/Phyton sebagai bahasa pemrograman yang dipakai

 Konfigurasi LAMP

1. Install Apache
Apache adalah opensource dari web server yang biasa dipakai di server di dunia. Untuk install Apache menggunakan perintah:

sudo yum install httpd
sudo service httpd start

Untuk cek apakah apache sudah terinstall dengan baik tuliskan di browser http://ipaddress (contoh: http://192.168.1.1)

2. Install MySQL
MySQL adalah system basis data yang sangat bagus untuk manajemen database. Untuk install MySQL menggunakan perintah:

sudo yum install mysql-server
sudo service mysqld start

Setelah selesai proses installasi selanjutnya adalah setting password root mysql:

sudo /usr/bin/mysql_secure_installation

Pertama kali MySQL terinstall password tidak terisi atau kosong maka langsung tekan enter saja:

Enter current password for root (enter for none):
OK, successfully used password, moving on...

Kemudian muncul pernyataan apakah anda ingin setting password anda, jika ya kembali ke tampilan konsole dan ketik "Y" lalu ikuti langkah selanjutnya.
CentOS akan memberikan beberapa pertanyaan  yang meminta jawaban ya atau tidak, untuk mempermudah pilih ya semua.

By default, a MySQL installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MySQL without having to have a user account created for
them. This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother. You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n] y
... Success!

Normally, root should only be allowed to connect from 'localhost'. This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] y
... Success!

By default, MySQL comes with a database named 'test' that anyone can
access. This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n] y
- Dropping test database...
... Success!
- Removing privileges on test database...
... Success!

Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] y
... Success!

Cleaning up...

All done! If you've completed all of the above steps, your MySQL
installation should now be secure.

Thanks for using MySQL!



3. Install PHP
PHP adalah bahasa pemrograman biasanya berbasis web yang sangat multiguna. Untuk menginstall PHP gunakan perintah:

sudo yum install php php-mysql

Kemudian buat otomatis menjalankan service ketika server kita hidup
chksudo chkconfig httpd on
sudo chkconfig mysqld on

Dan server Anda telah terinstall LAMP.
Semoga membantu..

Limit Quota Harddisk di Linux

Halo sobat, pernahkah kalian menyimpan data yang besar di server? pasti pernah dong, apakah ada batas kuatanya? haha....

Oke, masalah singkat yang kadang membuat admin jaringan kewalahan dalam masalah penyimpanan ini. User biasanya menaruh file besar di server tanpa memperdulikan kapasitas harddisk yang tersedia, itulah yang membuat admin sebuah jaringan keteteran ketika harus menambahkan harddisk baru ke server. Itulah sebuah pertanyaan singkat untuk memulai pembahasan kali ini.

Intinya disini kita akan memberikan Limit kuota terhadap suatu user jadi ketika user menyimpan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan maka tidak akan bisa. ahahaa...
Saya menggunakan Debian Squeeze 6.0 dan berikut langkahnya:

Gunakan Package Quota

Install quota Package.
apt-get install quota quotatool

Tambah kan usrquota,grpquota pada partisi yang mau di set quota nya, dibawah ini contoh saya pada partisi /dev/sda2 yang di mount /home
#
proc /proc proc defaults 0 0
# / was on /dev/sda1 during installation
UUID=928f5c9b-8e3f-4803-94b5-2480e38247a2 / ext3 errors=remount-ro 0 1
# /home was on /dev/sda2 during installation
UUID=884c65d5-2b16-471b-83ca-0cf55c032257 /home ext3 usrquota,grpquota 0 2
# swap was on /dev/sda3 during installation
UUID=01b883ad-56f6-43ee-9644-feca318fee07 none swap sw 0 0
/dev/scd0 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto 0 0

Lalu remount /home

mount -o remount /home
Dan aktifkan quota dengan perintah dibawah ini

quotacheck -avugm
quotaon -avug

Selesai installasi nya…
lalu bagaimana mengeset nya ??
Ini perintahnya untuk mengeset user testing :

edquota -u testing

Akan tampil text editor seperti dibawah

Disk quotas for user testing1 (uid 1001):
Filesystem blocks soft hard inodes soft hard
/dev/sda2 16 44100 44200 4 0 0

Edit lah soft and hard kolom, kedua ini dalam satuan blocks , 1 blocks = 1 kb
Penjelasan kolom :
dari kiri ke kanan
1 filesystem : mount dari hard disk
2. blocks adalah space yg sedang digunakan
3. soft adalah limit space bila user melebihi ini user akan di beri warning, tapi user masih bisa menulis di hd sampai hard limit
4. hard adalah limit final, user tak bisa menulisi lagi setelah mencapai ukuran ini.
5. inodes : jumlah file yang ada
6. soft : batas jumlah file ( masih peringatan)
7 hard : batas jumlah file (sudah tiada ampun lagi)
karena kita membatasi ukuran space hard disk bukan jumlah file maka
diatas kita set
kolom 3 : soft = 44100
kolom 4: hard =44200
untuk kolom 6,7 biarkan nilai nya 0
Ok sekarang sudah set untuk mengecek status dari quota , perintahnya adalah :


root@dxns2:/home/donairl# repquota -s /home

akan keluar tampilan seperti dibawah:

*** Report for user quotas on device /dev/sda2
Block grace time: 7days; Inode grace time: 7days
Space limits File limits
User used soft hard grace used soft hard grace
----------------------------------------------------------------------
root -- 153M 0K 0K 1916 0 0
daemon -- 20K 0K 0K 5 0 0
bin -- 4K 0K 0K 1 0 0
man -- 920K 0K 0K 102 0 0
libuuid -- 4K 0K 0K 1 0 0
Debian-exim -- 28K 0K 0K 7 0 0
statd -- 20K 0K 0K 5 0 0
donairl -- 44K 65000K 65100K 13 0 0
messagebus -- 4K 0K 0K 1 0 0
testing1 -- 16K 44100K 44200K 4 0 0
ntp -- 8K 0K 0K 2 0 0
mysql -- 21504K 0K 0K 80 0 0
postfix -- 60K 0K 0K 44 0 0



Dengan melihat kolom diatas, sudah jelas mana penggunaan oleh user testing1 dan quota nya.

Semoga Bermanfaat
Sumber

Powered by Blogger.